Showing posts with label MK 3DWS. Show all posts
Showing posts with label MK 3DWS. Show all posts

Friday, 3 August 2012

Membuat form input dan validasinya



Okeh akhirnya setiap hari sudah mulai harus bersahabat dengan tugas-tugas yang  bejibun.  Tidur satu sampai dua jam udah biasa, dan ga tidur pun sudah jadi suatu kebiasaan.  Semoga bdanku yang kurus ini tidak bertambah kurus dengan kebiasaan baru ini
Baiklah dalam subuh cerah ceria,  saya aka menjelaskan langkah-langkah membuat form input dan validasinya.  Langkah utamanya adalah “SIAPKAN MENTAL ANDA”.  Semua mental sudah siap??? Baik mari kita mulai langkah-langkahnya.  Pertama-tama buat file baru dalam folder application/views/news dengan nama view_input.php

Langkah berikutnya adalah membuat file baru dalam folder application/views dengan nama form_success.php

Langkah yang selanjutnya adalah jangan lupa pastikan file news.php dalam folder controller kita juga sudah ditambahkan function baru untuk memangil form yang telah kita buat.  Tambahkan function seperti ini

Jangan lupa menambahkan function baru juga dalam file ModelNews.php
Kemudian buat file view_news_page.php  dalam folder application/views/news.  Kemudian isi file nya dengan script seperti ini

Ok silahkan buka browser anda dan coba form yang telah kita buat barusan berhasil atau tidak.

Tampilan ketika salah satu atau semua form d kosongkan

Tampilan ketika form diisi semua


Thursday, 2 August 2012

Belajar CodeIgniter

Hari ini kami mahasiswa-mahasiswi SEAMOLEC-ITB belajar CodeIgniter dan hari ini saya akan memposting materi yang tadidi ajarkan sama Pak Sujarwo.  Berikut kira-kira  urutan materinya:

Langkah Pertama
Pertama-tama sih kita bikin file baru dalam folder CI controller dimana nama file yang kita buat harus sesuai dengan nama Class yang akan kita buat, supaya gampang, kita langsung copas isinya file welcome.php, filenya ada di folder xampp/htdocs/d4b6/application/controller.   Folder d4b6 disni telah kita buat sebelumnya sebagai wadah penyimpanan instalasi CodeIgniter kita.  Setelah mengkopi file welcome.php , lalu kita rename file tersebut sesuai dengan nama class yang kita buat.  Disini saya me-rename nya menjadi file news.php
Naah, setelah selesai seluruh urusan kopi mengkopi, lalu kita ubah nama class,  public function index, dan bikin public function baru menjadi seperti berikut ini:

Setelah itu pastikan bahwa file ini benar-benar tersimpan di dalam folder controller.

Langkah kedua
Selanjutnya kita buka folder C:\xampp\htdocs\d4b6\application\views .  Dalam folder ini kita buat folder baru dengan nama folder news  dan kita buat file view_show_page.php kemudian isi filenya dengan koding seperti dibawah ini:


Setelah itu, kita kembali kedalam folder C:\xampp\htdocs\d4b6\application\views.  Kemudian kita buat tiga buah file baru yaitu view_header.php, view_news_show.php, dan view_footer.php .  Kemudian untuk pertama-tama isi file view_header.php dan view_footer.php sesuai dengan keinginan masing-masing misalkan seperti ini:
view Header.php

view footer.php

 Dan untuk file view_news_show.php kita isi seperti koding dibawah ini:


Langkah 3



Oke jangan bosan-bosan mengikuti langkah-langkah saya dalam belajar CI. Langkah selanjutnya adalah kita mencoba untuk mulai membuat tabel database. Kita pilih database yang kita kehendaki, disini saya memilih menggunakan database db_d4b6.



CREATE TABLE `news` (`id` INT( 10 ) NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,
`title` VARCHAR( 255 ) NOT NULL ,
`content` TEXT NOT NULL ,
`create` DATETIME NOT NULL ,
`udpate` TIMESTAMP NOT NULL ,
`delete` DATETIME NOT NULL
ENGINE = INNODB;



Langkah 4
Dan dan dan dannnn….. setelah selesai harus membuat file ModelNews.php dalam folder Model.  Kemudian isi file ModelNews.php dengan koding seperti dibawah ini:


Yaaa langkah-langkah yang saya buat sudah hampir selesai..tapi masih ada tahap akhirnya niy teman :D jangan lupa menambahkan koding pada file autoload.php dalam folder  C:\xampp\htdocs\d4b6\application\config  seperti di bwah ini

Akhirnya selesai juga langkah-langkah yang harus kita buat, sebagai tahap finishing mari kita coba langkah-langkah yang telah kita buat berhasil atau tidak dengan cara :

Buka browser->ketik localhost/d4b6/news/show

Apabila hasilnya seperti gambar dibawah ini, maka kita telah berhasil membuat program sederhana menggunakan CI.

Tuesday, 31 July 2012

PHP

      Hari ini materi yang di ajarkan oleh pak Sajarwo (sebenanya ga pantes dipanggil bapak sih, soalnya Pak sajarwo masih seumuran sama kakak saya di Palembang :( jadi kangen kaka) adalah PHP, bukan PHP yang sering dibicarakan oleh anak-anak gaul sekarang (re : Pemberi harapan palsu). PHP yang ini adalah salah satu bahasa pemrograman web.  Di bangku D3 kmrn saya juga belajar PHP, bahkan Tugas Akhir saya adalah Sistem Informasi Penjualan Paket wisata berbasis website dengan menggunakan PHP, javascript, JQuery, tapi lebih dominan menggunakan javascript.  Sewaktu D3 saya belajar PHP secara otodidak dikarenakan dosen D3 saya waktu itu tidak terlalu detail mengajarkannya, hingga akhirnya saya bisa membuat program PHP dengan sendirinya, hanya membaca tutorial dari buku-buku yang saya beli, melihat tutorial di internet dan juga belajar dari teman.
       Alhamdulillah yaaa, akhirnya di SEAMOLEC kami semua diajarkan PHP secara jelas oleh Pak Sujarwo.   Hari ini kami blajar mulai dari syntac dasar PHP sampai dengan syntac CSS yang bisa membuat website yang akan kami buat nantinya tampak lebih menarik :D

.htaccess


<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteCond $1 !^(index\.php|data|template|js|css)
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [L]
</IfModule> 


kode diatas adalah kode htaccess. Penjelasan dari kode tersebut adalah
RewriteEngine On
Mengaktifkan engine Rewrite (engine untuk pola penulisan ulang pada URL)


RewriteCond $!(index\.php|data|template|js|css)
Menunjukkan direktori penyimpanan file website .

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
Test, apakah file (-f ) yang diminta pada url  {REQUEST_FILENAME} tidak  (!) eksis.
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
Test, apakah direktori (-d) yang diminta pada url tidak (!) eksis.
RewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [L]
Bila kedua kondisi di atas (RewriteCond) terpenuhi maka terapkan aturan ini. Kita minta tolong sama apache agar menyisipkan kata index.php sebelum URI terakhir.

Monday, 30 July 2012

Sekilas Tentang PHP dan MySQL


PHP

PHP pertama dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada awalnya dia menamakan script ini “Personal Home Page Tool” yang merupakan bahasa sederhana dari bahasa pemrograman C, di mana Personal Home Page Tool ini dapat berkomunikasi dengan database dan bersifat Open Source.
Pada awalnya Rasmus membuat bahasa pemrograman ini bertujuan untuk menyimpan data pengunjung yang melihat biodata pada Website-nya. PHP/FI merupakan cikal bakal PHP yang sekarang.
Pada pertengahan tahun 1997, programmer bahasa PHP semakin banyak, terlihat dari jumlah statistik domain yang menggunakan PHP hampir lebih dari 50.000 Website. Kemudian karena perkembangannya yang sangat pesat, Rasmus mengembangkan bahasa pemrograman ini dan pada bulan November tahun 1997 muncul PHP/FI versi 2.0 yang merupakan cikal bakal PHP 3.
PHP Versi 3 merupakan versi penyempurna dari bugs-bugs pada PHP/FI versi 1.0 dan PHP/FI versi 2.0. PHP Versi 3 ini dikembangkan oleh Andi Gutmans dan  Zeev Suraski pada tahun 1997 yang berhasil ditulis secara sempurna pada waktu itu. Fasilitas tambahan PHP Versi 3 dibandingkan versi sebelumnya, selain tambahan fungsi-fungsi baru, juga mendukung beberapa akses ke banyak database, pengelolaan protokol dan API. Dari versi 3 inilah singkatan PHP muncul, yaitu Hypertext Preprocessor dan pada tahun 1998 hampir 10% Website di dunia  menggunakan PHP sebagai web server-nya. Sekarang PHP disingkat menjadi PHP Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source.  PHP merupakan script yang dapat digunakan dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman Web yang dinamis. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru.

Pada musim dingin di tahun 1998, dibuat ulang bahasa pemrograman PHP ini untuk membuat ketangguhan bahasa pemrograman ini. Akhirnya pada pertengahan tahun 1999 diperkenalkan PHP versi 4.0 yang menggunakan script engine Zend untuk meningkatkan penampilan (performance) dan mempunyai dukungan yang sangat banyak terhadap ekstensi dan berbagai library beserta modul. PHP versi 4.0 ini juga mempunyai keunggulan dibandingkan versi-versi sebelumnya, di antaranya mendukung ke beberapa Webserver, fasilitas HTTP session, output buffer dan sistem keamanan. Pada perkembangannya, pada saat itu hampir 20% Webserver menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai interpreter-nya. Pada bulan Juli tahun 2005 muncul PHP versi 5.0 yang menggunakan Zend Engine 2.0 dengan penambahan beberapa fitur dan beberapa obyek baru. PHP Versi 5 ini sangat mendukung pemrograman berbasis Object Oriented Programming alias OOP.
PHP sendiri termasuk dalam server side scripting. Maksudnya PHP merupakan bahasa pemrograman yang berjalan pada sisi server atau server side. Yang dimaksud dengan server side adalah bahwa PHP hanya dibaca oleh sistem server pada suatu jariangan dan menampilkan hasilnya pada sisi Client. Dalam kasus ini, bahasa PHP sendiri tidak bisa dibaca melalui halaman Client, sehingga untuk perubahannya, seorang programmer harus masuk ke dalam server untuk mengubah sintaks PHP itu sendiri.


CodeIgniter
CodeIgniter (CI) merupakan salah satu framework PHP yang bersifat opensource.  untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal.

Sebelum membahas lebih jauh tentang salah satu framework PHP ini, mungkin kalian ada yang masih bingung apa itu Framework, apa itu VMC (Model, View, Controller)?
Framework secara sederhana dapat diartikan kumpulan dari fungsi-fungsi/prosedur-prosedur dan class-class untuk tujuan tertentu yang sudah siap digunakan sehingga bisa lebih mempermudah dan mempercepat pekerjaan seorang pemrograman, tanpa harus membuat fungsi atau class dari awal. CI ini dikembangkan oleh developer EllisLab, Inc. dan dapat diunduh secara gratis di alamat http://codeigniter.com/downloads/.
  
Beberapa kelebihan CodeIgniter (CI) antara lain yaitu:

·       Bersifat opensource : Salah satu kelebihan yang paling jelas dari CI adalah framework ini dapat digunakan dan dikembangkan secara legal.
·       Performa sangat ringan : Class library pada CI hanya digunakan ketika diminta oleh user, sehingga hanya dipakai ketika diperlukan. Hal ini yang menyebabkan CI sangat ringan jika dijalankan.
·       Menggunakan model MVC : MVC adalah singkatan dari "Model View Controller", model ini memisahkan antara file logika program, database dan tampilan.
·       Class library yang lengkap : CI dikemas dalam kumpulan class library yang cukup lengkap yang dapat diandalkan untuk proses pembuatan website, seperti mengakses database, validasi form, penanganan session, pengiriman email, dsb.
·       Banyak komunitas : dengan banyaknya komunitas CI, memudahkan kita untuk sharing ilmu dan informasi tentang CI antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lain.
·       Dokumentasi yang lengkap : CI mempunyai dokumentasi yang bagus dan lengkap untuk membantu pemula yang ingin belajar CI. Dokumentasi yang ada di website resmi CI dapat dilihat di halamanhttp://codeigniter.com/user_guide/.
·       Dsb.


Beberapa fitur yang disediakan CodeIgniter (CI), antara lain:
·       validasi form dan data
·       Kemanan dan XSS filter
·       Class untuk pengiriman email, attachment, HTML/Text email, dll.
·       Enkripsi data
·       Class upload file
·       Paging halaman
·       Library untuk memanipulasi gambar
·       Shopping chart
·       URL Friendly
·       Class untuk tanggal kalender
·       Dsb.
Sekarang masuk ke pengertian VMC (Model View Controller).
Model View Controller merupakan suatu konsep yang cukup populer dalam pembangunan aplikasi web, berawal pada bahasa pemrograman Small Talk, MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, user interface, dan bagian yang menjadi kontrol aplikasi. Terdapat 3 jenis komponen yang membangun suatu MVC pattern dalam suatu aplikasi yaitu :
1.    View, merupakan bagian yang menangani presentation logic. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data kepada user. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
2.    Model, biasanya berhubungan langsung dengan database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, namun tidak dapat berhubungan langsung dengan bagian view.
3.    Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.
Dengan menggunakan prinsip MVC suatu aplikasi dapat dikembangkan sesuai dengan kemampuan developernya, yaitu programmer yang menangani bagian model dan controller, sedangkan designer yang menangani bagian view, sehingga penggunaan arsitektur MVC dapat meningkatkan maintanability dan organisasi kode. Walaupun demikian dibutuhkan komunikasi yang baik antara programmer dan designer dalam menangani variabel-variabel yang akan ditampilkan.
Beberapa website yang menggunakan CodeIgniter ini antara lain: TvOne.co.id, Kompas.com dan banyak lagi yang lainnya. Anda bisa membaca secara lengkap tentang CI ini dibeberapa alamat di bawah:

Codeigniter Indonesia: http://www.codeigniter-id.com
Video Tutorial Instalasi CI: http://codeigniter.com/tutorials/watch/intro
Video Tutorial Membuat Blog hanya 20 menit dengan CI:http://codeigniter.com/tutorials/watch/blog
Dan Banyak lagi yang lainnya